Arsitektur komputer merujuk pada atribut sistem yang
visible untuk programmer atau, dengan kata lain, atribut-atribut
yang memiliki dampak langsung pada eksekusi logis suatu
program. Contoh dari atribut meliputi set instruksi, jumlah bit
yang digunakan untuk mewakili berbagai jenis data (misal:
angka, karakter), mekanisme I/O (Input/output), dan teknik
untuk pengalamatan memori.
Didalam memandang suatu sistem komputer maka ada 2 hal yang harus diperhatikan :
* Arsitektural
Berkaitan dengan fungsi-fungsi operasi dari masing-masing komponen sistem komputer yang tampak bagi seorang user atau pemrogram.
Contoh sebuah sistem arsitektur :
• Jumlah bit
(1 byte = 8 bit atau 2³)
Jumlah bit dalam sistem Arsitektur Komputer dapat bervariasi tergantung pada sistemnya. Namun, umumnya, sistem komputer modern menggunakan bit 32 atau 64. Sistem 32-bit dapat menangani 2^32 (sekitar 4 miliar) bit data yang berbeda, sedangkan sistem 64-bit dapat menangani 2^64 bit data yang berbeda, yang jauh lebih besar dan lebih canggih daripada sistem 32-bit.
Sebagian besar sistem operasi modern (termasuk Windows, Linux, dan macOS) tersedia dalam versi 32-bit dan 64-bit. Selain itu, perangkat keras dan perangkat lunak tertentu mungkin hanya kompatibel dengan satu atau dua versi sistem bit tertentu.
Jadi, jumlah bit dalam sistem Arsitektur Komputer bisa berbeda-beda tergantung pada sistemnya, dan umumnya digunakan sistem 32-bit atau 64-bit.
- bit
bit adalah satuan terkecil dalam penyimpanan data dan komunikasi digital yang pada dasarnya terdiri dari satu digit biner (bisa berupa nilai 0 ataupun 1). Istilah ini merupakan singkatan dari binary digit (bilangan biner).
Kecepatan transfer bit ini menggunakan per second (per detik) dan bia di sebut "bps" contohnya untuk mengukur kecepatan sebuah modem menggunakan 60 kbps atau 60 kilo bit second
- Byte
Byte digunakan dalam satuan penyimpanan data dalam sebuah komputer, besaran file. Informasi dan data tersebut nantinya akan disimpan dalam sebuah memori komputer. Satuan byte pun beragam dalam media penyimpanan mulai dari kilobyte (KB), megabyte (MB), gigabyte (GB) dan terabyte (TB).
Contoh lainnya, kamu dapat menghitung nilai bit dari satuan byte dengan mengalikan angka yang ditentukan dengan 8. Misalnya, 1 MB = 1,048,756 Byte x 8 = 8,390,048 bit. Angka 8 sendiri didapatkan karena satu byte terdiri dari atas 8 bit.
• Mekanisme I/O
I/O adalah suatu mekanisme pengiriman data secara bertahap dan terus menerus melalui suatu aliran data dari proses ke peranti (begitu pula sebaliknya).
Mekanisme I/O(Input/Output) dalam sistem arsitektur komputer adalah cara komunikasi antara CPU dan perangkat I/O seperti keyboard, mouse, printer, dan perangkat penyimpanan lainnya.
• Teknik teknik addressing dari memory (Pengalamatan)
Teknik Pengalamatan adalah suatu cara yang digunakan untuk menunjuk dan mengalamati suatu lokasi memori. Teknik pengalamatan diterapkan di set instruksi, di mana setiap instruksi pada umumnya terdiri dari opcode (Operation Code) dan alamat memori. Ada beberapa macam teknik pengalamatan, yaitu :
1. Teknik Pengalamatan Segera (Immediate Addressing Mode)
Teknik pengalamatan segera adalah teknik pengalamatan yang digunakan pada saat suatu konstanta diketahui pada sebuah program yang dibuat dan konstanta tersebut tidak akan diubah saat program tersebut dijalankan. Operasi pada teknik ini hanya memerlukan dua Byte instruksi, satu untuk opcode dan satu untuk data Byte. Pada teknik ini, tidak ada referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan untuk memperoleh operand. Selain itu, teknik ini dapat menghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhan akan berlangsung cepat.
2. Teknik Pengalamatan Langsung (Direct Addressing Mode)
Teknik pengalamatan langsung adalah teknik pengalamatan yang digunakan untuk mentransfer data antara memori dan register. Pengalamatan ini hanya mereferensi atau mengalamati memori secara tunggal dan tidak diperlukan perhitungan khusus. Serta operand sudah ada dalam instruksi tersebut.
3. Teknik Pengalamatan Tak Langsung (Indirect Addressig Mode)
Teknik pengalamatan tak langsung adalah teknik pengalamatan yang memberikan fleksibilatas dalam mengalamati memori. Pada teknik ini pengalamatan dapat dilakukan di memori yang memiliki ukuran besar. Namun, teknik ini mengakibatkan pengalamatan memori menjadi lambat yang diakibatkan oleh besarnya memori.
4. Teknik Pengalamatan Register Langsung (Register Direct Addressing Mode)
Teknik pengalamatan register langsung adalah teknik pengalamatan yang digunakan untuk mentransfer data di register. Teknik pengalamatan ini tidak memerlukan pengalamatan ke memori utama, namun hanya mengalamati register secara tungggal. Serta tidak diperlukan perhitungan khusus. Transfer data pada teknik ini jauh lebih cepat daripada teknik pengalamatan sebelumnya, karena pengalamatan dilakukan hanya di register saja. Namun, pada teknik ini ruang penyimpanan alamat menjadi terbatas.
5. Teknik Pengalamatan Register Tak Langsung (Register Inderect Addressing)
Teknik pengalamatan register tak langsung adalah teknik pengalamatan yang digunakan untuk mentransfer data di register dengan memberikan fleksibilatas untuk mengalamati register. Namun, teknik ini mengakibatkan pengalamatan menjadi lebih kompleks.
6. Teknik Pengalamatan Pemindahan (Displacement Addressing Mode)
Teknik pengalamatan pemindahan adalah teknik pengalamatan yang menggabungkan teknik pengalamatan langsung dan teknik pengalamatan register tak langsung. Teknik ini ditunjukan untuk meningkatkan fleksibilitas. Namun, teknik ini mengakibatakn pengalamatan menjadi lebih kompleks.
7. Teknik Pengalamatan Stack (Stack Addressing Mode)
Teknik pengalamatan stack adalah teknik pengalamatan yang menggunakan stack atau array lokasi. Teknik pengalamatan ini pada dasarnya adalah teknik pengalamatan register tak langsung. Perbedaanya adalah pengalamatan dilakukan melalui stack. Pada teknik ini, ukuran instruksi menjadi lebih kecil dan pemakainnya menjadi terbatas.
* ORGANISASI
Berkaitan dengan unit unit operasional dan interkoneksi (hubungan) yang merealisasikan spesifikasi arsitekturalnya.
Contoh dari organisasi :
• Hardware pendukung
Hardware pendukung dalam organisasi komputer adalah komponen atau perangkat keras yang mendukung dan memfasilitasi fungsi dari sistem arsitektur komputer, seperti pemrosesan data, penyimpanan data, komunikasi, dan input/output. Beberapa hardware pendukung yang umum ditemukan dalam organisasi komputer antara lain:
I/O devices: perangkat I/O seperti keyboard, mouse, printer, dan monitor digunakan untuk mengirim atau menerima data dari sistem komputer.
Storage devices: perangkat penyimpanan seperti hard drive, flash drive, dan CD-ROM digunakan untuk menyimpan data dalam jangka panjang.
Memory devices: perangkat memori seperti RAM dan cache digunakan untuk menyimpan data dalam jangka pendek dan mempercepat akses ke data yang sering digunakan.
Processor: CPU (Central Processing Unit) adalah bagian inti dari sistem arsitektur komputer yang bertanggung jawab untuk memproses data dan menjalankan instruksi program.
Bus: bus data, bus alamat, dan bus kontrol adalah jalur fisik yang digunakan untuk mentransfer data, alamat, dan sinyal kontrol antara komponen dalam sistem arsitektur komputer.
• Signal signal kontrol dari I/O atau peralatan pendukung lainnya.
Sistem komputer memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU, memori (primer dan sekunder), dan peralatan masukan/keluaran (I/O devices) seperti printer, monitor, keyboard, mouse, dan modem. Beberapa bab sebelumnya telah membahas CPU dan memori, sekarang akan kita jelaskan tentang peralatan atau modul I/O pada bab ini.
Modul I/O merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih perangkat peripheral. Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara peripheral dan bus komputer.
Signal kontrol dari I/O atau perangkat pendukung lainnya dalam organisasi komputer adalah sinyal atau sinyal listrik yang digunakan untuk mengontrol operasi dari perangkat tersebut. Beberapa sinyal kontrol yang umum digunakan dalam sistem arsitektur komputer antara lain:
Strobe: sinyal strobe digunakan untuk memberi tahu perangkat I/O bahwa data siap dikirim atau diterima.
Clock: sinyal clock digunakan untuk memberi tahu perangkat I/O kapan harus mengambil atau melepaskan data pada bus.
Interrupt: sinyal interrupt digunakan untuk memberi tahu CPU bahwa perangkat I/O membutuhkan perhatian.
Handshake: sinyal handshake digunakan untuk memastikan bahwa perangkat I/O dan CPU sinkron dalam operasi.
Chip select: sinyal chip select digunakan untuk memilih perangkat I/O tertentu yang akan berkomunikasi dengan CPU.
• Interfacing.
Singkatnya, Interfacing adalah proses menghubungkan dua atau lebih komponen sistem arsitektur komputer sehingga dapat saling berkomunikasi dan berinteraksi.
Interface umumnya melibatkan perangkat keras, perangkat lunak, atau keduanya. Beberapa jenis interfacing dalam organisasi komputer antara lain:
Memory-mapped I/O: jenis interfacing ini memungkinkan perangkat I/O untuk berkomunikasi dengan CPU melalui bus alamat dan data yang sama seperti memori.
Direct memory access (DMA): jenis interfacing ini memungkinkan perangkat I/O untuk mengakses memori langsung tanpa melalui CPU, sehingga dapat mempercepat transfer data.
Input/output ports: jenis interfacing ini memungkinkan perangkat I/O untuk berkomunikasi dengan CPU melalui port I/O yang telah ditetapkan.
Interrupts: jenis interfacing ini memungkinkan perangkat I/O untuk meminta perhatian dari CPU ketika suatu operasi telah selesai dilakukan.
Interfacing sangat penting dalam organisasi komputer karena memungkinkan perangkat I/O dan CPU untuk bekerja bersama dan memfasilitasi proses pemrosesan data yang efektif dan efisien.
Susunan atau kumpulan dari komponen-komponen komputer yang saling terintegrasi dan memiliki tujuan melakukan sebuah operasi tertentu terbentuklah sebuah sistem komputer.
Jadi komputer adalah merupakan suatu peralatan pemrosesan data yang cukup kompleks, bukan saja sekedar peralatan yang terdiri dari hardware dan software saja tetapi merupakan suatu bagian yang
terintegrasi yang melibatkan segi arsitektural maupun organisasinya.
Bagaimana sistem dari arsitektur dan organisasinya dapat dimengerti dengan baik maka seorang perancang komputer harus mengerti dengan jelas sifat dan hierarkhi dari sebuah sistem komputer.
Sifat dan hierarkhi dari sebuah sistem dapat dilihat dengan jelas berdasarkan tingkat tingkat yang ada didalam sistem dimana pada setiap tingkatannya yang harus dimengerti dengan benar adalah struktur dan fungsi dari tingkatan tersebut.
* FUNGSI
Adalah merupakan operasi dari masing masing komponen sebagai bagian dari sistem keseluruhan.
Fungsi dasar yang dapat dilihat pada sebuah sistem komputer adalah
Fungsi dasar yang dapat dilihat pada sebuah sistem komputer diatas:
• Data Processing
Berkaitan dengan hal hal yang berhubungan dengan pemrosesan data menjadi informasi sesuai dengan program yang ada. Bentuk data disini adalah data digital.
• Data Storage
Berkaitan dengan hal hal yang berhungan dengan penyimpanan data/informasi yang ada. Bentuk data disini adalah dapat berupa data digital atau data analog dengan fornat digital.
• Data Transfer
Berkaitan dengan hal hal yang berhubungan perpindahan data dari dalam sistem komputer keluar atau sebaliknya. Bentuk data disini adalah data analog yang sesuai dengan medianya dan harus terdapat suatu mekanisme perubah dari data analog ke digital atau sebaliknya.
• Control
Berkaitan dengan hal hal yang berhubungan dengan sinkronisasi kerja dari ketiga hal tersebut diatas, baik sinkronisasi secara hardware maupun software.
• STRUKTUR
Adalah merupakan cara dari komponen komponen tersebut dapat saling terkait satu dengan yang lainnya sehingga membentuk suatu fungsi tertentu.
Suatu sistem komputer secara struktur terdiri dari 4 komponen utama :
• Central Processing Unit (CPU)
adalah otak dari sebuah sistem komputer. CPU bertanggung jawab untuk memproses data dan instruksi dalam sebuah program. Sistem kerja CPU terdiri dari tiga tahapan utama yaitu Fetch, Decode, dan Execute.
Fetch: Pada tahap ini, CPU mengambil instruksi dari memori. Prosesor membaca alamat memori pada bus alamat, kemudian memori merespons dengan mengirimkan instruksi pada bus data. Instruksi kemudian disimpan sementara di dalam register instruksi di dalam CPU.
Decode: Pada tahap ini, CPU menerjemahkan instruksi yang telah diambil dari memori pada tahap Fetch. CPU mengidentifikasi jenis instruksi dan menentukan operasi apa yang harus dilakukan berdasarkan instruksi tersebut. Prosesor juga menentukan operand apa yang harus digunakan.
Execute: Pada tahap ini, CPU melaksanakan instruksi yang telah diterjemahkan pada tahap sebelumnya. CPU menggunakan unit aritmatika dan logika (ALU) dan unit kendali (control unit) untuk menjalankan instruksi tersebut. Setelah instruksi dijalankan, CPU kemudian menulis hasilnya ke lokasi memori atau register yang tepat.
• Memori utama
• Input - Output
• System Interconection
Komponen utama dari CPU terdiri dari:
• Control Unit
• Arithmetic and Logic Unit
• Register
• CPU Interconnection
Control Unitsistem komputer yang berfungsi sebagai pengatur kerja utama didalam sistem CPU terdiri dari :
• Seguencing Logic
Sequencing logic adalah bagian dari unit kontrol dalam CPU (Central Processing Unit) yang bertanggung jawab untuk mengatur urutan operasi yang dilakukan oleh CPU. Sequencing logic berfungsi untuk mengambil instruksi dari memori, memecah instruksi menjadi langkah-langkah yang lebih kecil, dan menentukan urutan operasi yang harus dilakukan oleh unit eksekusi dalam CPU. Dalam pengolahan data, urutan operasi ini harus dilakukan dengan benar agar program dapat dijalankan dengan sukses.
• Control Unit Register dan Decoder
Control Unit Register dan Decoder adalah bagian dari unit kontrol dalam CPU yang digunakan untuk mengendalikan operasi CPU. Control Unit Register dan Decoder mengatur pengambilan instruksi dari memori dan memecah instruksi menjadi kode operasi dan operand. Register dan decoder juga digunakan untuk mengatur pengiriman sinyal kontrol ke unit eksekusi untuk memproses instruksi.
singkatnya,
Register merupakan tempat penyimpanan sementara dikarenakan prosesor hanya bekerja 2 2 saja. Yang berkerja 2 2 atau True/False itu ALU.
Decoder berfungsi untuk menerjemahkan Bahasa yang dimengerti oleh ALU.
• Control Memory
Control Memory adalah bagian dari unit kontrol dalam CPU yang bertanggung jawab untuk menyimpan sinyal kontrol yang digunakan untuk mengatur operasi CPU. Control Memory berisi daftar operasi yang harus dilakukan oleh CPU, termasuk urutan operasi dan sinyal kontrol yang harus dikirim ke unit eksekusi. Control Memory berfungsi sebagai penyimpanan sementara untuk sinyal kontrol dan memberikan arahan kepada unit kontrol untuk mengendalikan operasi CPU.
singkatnya, Control Memory adalah sebuah memori kecil yang berada di dalam CPU dan digunakan untuk menyimpan program pengontrol yang mengendalikan operasi CPU. Program pengontrol ini mengatur urutan operasi CPU, seperti fetch, decode, dan execute, serta mengatur aliran data di antara berbagai bagian dari CPU
B. PERANGKAT KERAS
Perangkat keras komputer (computer hardware) adalah komponen-komponen fisik
yang membentuk satu kesatuan sistem Personal Computer (PC).
a. Unit Pemrosesan
1. Motherboard/Mainboard
Merupakan komponen utama untuk
membangun sebuah sistem komputer. Berbentuk papan persegi dengan slot-slot untuk
memasukkan komponen-komponen lain. Fungsinya untuk menghubungkan seluruh
komponen PC. Perangkat keras komputer yang lainnya semuanya melekat langsung
pada slot motherboard atau setidaknya terhubung menggunakan kabel.
2. Central Processing Unit (CPU)
Biasa juga dikenal dengan sebutan processor atau otak
komputer. Fungsi dari CPU adalah untuk memproses dan mengolah semua kalkulasi
dan perintah-perintah yang membuat komputer dapat dioperasikan. Karena panas yang
dihasilkannya, CPU selalu dilengkapi dengan kipas dan juga heat sink untuk
mengurangi suhunya. Pada jenis-jenis CPU terbaru, sudah dilengkapi pula dengan
Graphic Processing Unit (GPU) yang terintegrasi ke dalam CPU sebagai pengolah
data-data grafis.
3. Random Access Memory (RAM)
Berfungsi sebagai tempat transit data sementara
untuk operasi-operasi yang tengah dijalankan oleh CPU. RAM bersifat volatile, artinya
perangkat ini tidak menyimpan data secara permanen, hanya untuk operasi yanh
dibutuhkan saja. Kapasitas RAM pada PC yang sering kita temukan cukup beragam,
mulai dari 256MB (Mega Byte) – 16GB (Giga Bytes).
4. Video Graphic Adapter (VGA)
Berfungsi sebagai penghubung yang memungkinkan
pengiriman data-data grafis antara PC dan perangkat display seperti monitor atau
proyektor. Sebagain besar komputer memiliki VGA yang terpisah sebagai kartu
ekspansi yang dipasang pada slot motherboard. Namun ada juga komputer yang
mempunyai VGA terintegrasi pada motherboard atau pada CPU-nya.
5. Hard Disk
Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data utama dalam sebuah sistem
komputer. Sistem operasi, aplikasi, dan dokumen-dokumen disimpan pada hard disk
ini. Pada PC terbaru, ada juga perangkat keras baru yang bernama solid state drive
(SSD). Fungsinya sama seperti hard disk, namun menawarkan kecepatan transfer data
yang lebih cepat.
6. Optical Disc Driver
Biasa juga dikenal dengan CD/DVD Drive. Fungsi dari perangkat
ini adalah untuk membaca dan juga menyimpan data dari ke media cakram optik seperti
CD, DVD, atau Blue-Ray Disc.
7. Power Supply Unit (PSU)
Berfungsi sebagai pengkonversi dan penyalur energi listrik
dari outlet sumber (misalnya listrik PLN) ke bentuk energi listrik yang dapat digunakan
untuk menjalankan komponen-komponen komputer yang berada di dalam casing.
Biasanya, PSU ini diletakkan di bagian belakang casing
b. Peranti masukan (Input)
Adalah perangkat keras komputer yang memungkinkam memasukan data dalam sistem komputer.
1. Keyboard
Keyboard merupakan unit input
yang paling penting dalam suatu
pengolahan data dengan
komputer. Keyboard dapat
berfungsi memasukkan huruf,
angka, karakter khusus serta
sebagai media bagi user
(pengguna) untuk melakukan
perintah – perintah lainnya yang
diperlukan, seperti menyimpan
file dan membuka file. Penciptaan
keyboard komputer berasal dari
model mesin ketik yang ciptakan
dan dipatenkan oleh Christopher
Latham pada tahun 1868, dan
pada tahun 1887 diproduksi dan
dipasarkan oleh perusahaan Remington.
2. Mouse
Adalah perangkat keras
masukan yang digunakan untuk
menggerakkan pointer atau kursor.
Selain itu, dapat sebagai perintah
praktis dan cepat dibanding dengan
keyboard. Mouse terdiri
daribeberapa port yaitu mouse
serial, mouse ps/2, usb dan wireless.
- Diciptakan Pertama Kali Oleh Douglas Engelbart (Stanford Research
Institute)
- Nama Paten Pertama Kali Dari Mouse :“X-Y Position For A Display System
- Kabel Penghubung Mouse; Standard Serial Mouse,PS2,Wireless/
Nirkabel
- Jenis Mouse; Mouse Optomekanik & Mouse Optik
Sedangkan secara fisik,
- bentuk mouse sbb :
Mouse yang menggunakan bola dan scroll/penggulung layar
Mouse yang menggunakan bola tanpa scroll/penggulung layar
Mouse Optik/laser yang menggunakan scroll/penggulung layar
Mouse Optik/laser yang menggunakan scroll/penggulung layar tanpa kabel
3. Touch pad
Unit masukkan ini biasanya dapat
kita temukan pada laptop dan
notebook, yaitu dengan
menggunakan sentuhan jari.
Biasanya unit ini dapat digunakan
sebagai pengganti mouse.
Selaintouchpad adalah model unit
masukkan yang sejenis yaitu
pointing stick dantrackball.
4. Joy stick dan games paddle
Alat ini biasa digunakan pada
permainan (Games) Komputer Joy
stick biasanya berbentuk
tongkat,
sedangkan games paddle biasanya
berbentuk kotak atau persegi terbuat dari
plastik dilengkapi dengan tombol –
tombol yang akan mengatur gerak suatu
objek dalam suatu komputer
5. Touch Screen
• Piranti penunjuk berupa monitor yang sangat peka sehingga
memungkinkan pemakai untuk menunjuk dan menyentuh
gambar di layar secara langsung untuk mengatifkan perintah
• Layar sentuh dibungkus plastik, didalamnya terdapat sinar
inframerah
• Lokasi Sinar Infra merah yang terputus oleh tekanan jari, akan
memberi tahu komputer tentang lokasi perintah yang di
kehendaki pemakai
• Hasil Output dimunculkan kembali pada touch screen
• Diterapkan; bandara, ATM, mesin penjualan tiket, penyedia
informasi di kampus, toko, departement dll
c. Peranti Keluaran (Output)
Adalah perangkat keras komputer yang memungkinkan
keluaran atau hasil dari proses data yang di inputkan ke dalam
sistem komputer
Peralatan output dapat berupa:
◦ Hard-copy device : alat untuk mencetak tulisan dan image pada
media keras seperti kertas atau film.
◦ Soft-copy device, alat untuk menampilkan tulisan dan image pada
media lunak yang berupa sinyal elektronik.
◦ Drive device atau driver: alat untuk merekam simbol dalam
bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti
magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda,
sebagai alat output dan juga sebagai alat input.
1. Monitor
Monitor peripheral merupakan
yang termasuk dalam softcopy.
Ukuran monitor sama seperti
ukuran televisi, yakni
didasarkan pada panjang
diagonal dari area yang dapat
kita lihat. Untuk ukuran
monitor desktop yang saat ini
berukuran 14”, 15”, 17”, 19”
dan 21” untuk ukuran laptop
yakni 12.1”, 13.3”, dan 14.1
Untuk ukuran resolosi di
tentukan jumlah piksel
(pictureelement) yang
merupakan titik terkecil
penghasiltampilan layer.
Misalnya resolosi 1.024
x768
berarti monitor
mengandung 1.024 baris piksel
dan 768 kolom piksel, dengan
kata lain jumlah piksel yang
tersusun di monitor sebesar
1.024 x 768 buah. Semakin
besar resolosinya maka
semakin bagus kualitas gambar
atau tampilanmonitor.
2. Printer
Printer adalah perangkat keras
yang digunakan untuk
membuat cetakan pada kertas,
berdasarkan teknologi
pencetakan printer
dikelompokkan menjadi :
Impact, Printer jenis ini sering
disebut hammer, karena
pencetakannya dilakukan
dengan memukul sekelompok
pin (jarum) ke pita tinta. Letak
pin sangat berdekatan sehingga
membuat tampilan huruf relatif
tidak terputus. Jumlah pin
berkisar antara 9 hingga 24 pin,
semakin banyak jumlah pin
maka semakin halus tulisan
yang dihasilkan. Keunggulan
printer ini terletak pada
kemampuan mencetak dengan
kertas rangkap yang tidak
bisadilakukkan printer lain,
yang termasuk printer jenis ini
diantaranya:
1). Dot Matrix, (Printer yang
menggunakan kepala cetak
berupa sekumpulanpin)
2). Daisy Wheel, (Printer
yang menggunakan roda
berisikarakter-karakter)
3). Line Printer, (Printer yang
mencetak satu barisperwaktu
4). Thermal, Printer thermal
merupakan pilihan terbaik bagi
keluaran yang cetakan
berwarna dengan kualitas
tinggi. Cetakanberwarna
printer thermal memerlukan
kertas berlapis lilin atau
parafin, dan panas akan
membakar titik-titik pada kertas
khusus tersebut sehingga hasil
cetakannya pun bagus. Untuk
cetakan hitam putih, printer
thermal tidak memerlukan
kertas khusus bisa dengan
kertasbiasa.
5). Ink-Jet, Printer Ink-Jet
adalah printer yang
memberikan cetakan dengan
cara menyemprot titik-titik tinta
yang bermuatan listrik ke kertas
cetakan, printer ini bisa
digunakan untuk cetak
berwarna atau hitam putih,
mencetak pada kertas biasa atau
pad plastic untuk bahan
presentasi.
6). Laser, Printer Laser yang
memberikan hasil yang
terbagus, printer ini dirancang
untuk komputer Mainframe
karena memiliki kecepatan
sekitar 229 hal per menit,
sedangkan untuk komputer PC
dengan kecepatan 4 sampai 25
hal permenit.
7). Multifungsi, Printer
multifungsi merupakan jenis
printer yang memiliki berbagai
fungsi, misalnya digunakan
untuk : fotocopy, scanner,
bahkan ada bisa untuk fax
3.Speaker
Speaker adalah transduser yang
mengubah sinyal elektrik ke
frekuensi audio (Suara) dengan
cara menggetarkan komponen
nya yang berbentuk selaput.
REFERENSI:
1. William Stalling Computer Organization and Architecture, Prentice Hall, 8 Th ed, 2000
2. Ron White & Timothy Downs, How computer works, 6th edition
3. Abdurohman, M., Organisasi dan Arsitektur Komputer., penerbit Informatika 2007
Tidak ada komentar:
Posting Komentar