Rabu, 08 Maret 2023

KONSEP ARSITEKTUR, ORGANISASI KOMPUTER

A. PENGERTIAN ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER 

Arsitektur komputer merujuk pada atribut sistem yang visible untuk programmer atau, dengan kata lain, atribut-atribut yang memiliki dampak langsung pada eksekusi logis suatu program. Contoh dari atribut meliputi set instruksi, jumlah bit yang digunakan untuk mewakili berbagai jenis data (misal: angka, karakter), mekanisme I/O (Input/output), dan teknik untuk pengalamatan memori. 

Didalam memandang suatu sistem komputer maka ada 2 hal yang harus diperhatikan : 

*  Arsitektural

Berkaitan dengan fungsi-fungsi operasi dari masing-masing komponen sistem komputer yang tampak bagi seorang user atau pemrogram.

Contoh sebuah sistem arsitektur :

• Jumlah bit

(1 byte = 8 bit atau 2³)

    Jumlah bit dalam sistem Arsitektur Komputer dapat bervariasi tergantung pada sistemnya. Namun, umumnya, sistem komputer modern menggunakan bit 32 atau 64. Sistem 32-bit dapat menangani 2^32 (sekitar 4 miliar) bit data yang berbeda, sedangkan sistem 64-bit dapat menangani 2^64 bit data yang berbeda, yang jauh lebih besar dan lebih canggih daripada sistem 32-bit.

Sebagian besar sistem operasi modern (termasuk Windows, Linux, dan macOS) tersedia dalam versi 32-bit dan 64-bit. Selain itu, perangkat keras dan perangkat lunak tertentu mungkin hanya kompatibel dengan satu atau dua versi sistem bit tertentu.

Jadi, jumlah bit dalam sistem Arsitektur Komputer bisa berbeda-beda tergantung pada sistemnya, dan umumnya digunakan sistem 32-bit atau 64-bit.

- bit

bit adalah satuan terkecil dalam penyimpanan data dan komunikasi digital yang pada dasarnya terdiri dari satu digit biner (bisa berupa nilai 0 ataupun 1). Istilah ini merupakan singkatan dari binary digit (bilangan biner).

Kecepatan transfer bit ini menggunakan per second (per detik) dan bia di sebut "bps" contohnya untuk mengukur kecepatan sebuah modem menggunakan 60 kbps atau 60 kilo bit second

- Byte 

Byte digunakan dalam satuan penyimpanan data dalam sebuah komputer, besaran file. Informasi dan data tersebut nantinya akan disimpan dalam sebuah memori komputer. Satuan byte pun beragam dalam media penyimpanan mulai dari kilobyte (KB), megabyte (MB), gigabyte (GB) dan terabyte (TB).

Contoh lainnya, kamu dapat menghitung nilai bit dari satuan byte dengan mengalikan angka yang ditentukan dengan 8. Misalnya, 1 MB = 1,048,756 Byte x 8 = 8,390,048 bit. Angka 8 sendiri didapatkan karena satu byte terdiri dari atas 8 bit.


• Mekanisme I/O

I/O adalah suatu mekanisme pengiriman data secara bertahap dan terus menerus melalui suatu aliran data dari proses ke peranti (begitu pula sebaliknya). 

Mekanisme I/O (Input/Output) dalam sistem arsitektur komputer adalah cara komunikasi antara CPU dan perangkat I/O seperti keyboard, mouse, printer, dan perangkat penyimpanan lainnya.

• Teknik teknik addressing dari memory (Pengalamatan)

     Teknik Pengalamatan adalah suatu cara yang digunakan untuk menunjuk dan mengalamati suatu lokasi memori. Teknik pengalamatan diterapkan di set instruksi, di mana setiap instruksi pada umumnya terdiri dari opcode (Operation Code) dan alamat memori. Ada beberapa macam teknik pengalamatan, yaitu :

1. Teknik Pengalamatan Segera (Immediate Addressing Mode)

Teknik pengalamatan segera adalah teknik pengalamatan yang digunakan pada saat suatu konstanta diketahui pada sebuah program yang dibuat dan konstanta tersebut tidak akan diubah saat program tersebut dijalankan. Operasi pada teknik ini hanya memerlukan dua Byte instruksi, satu untuk opcode dan satu untuk data Byte. Pada teknik ini, tidak ada referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan untuk memperoleh operand. Selain itu, teknik ini dapat menghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhan akan berlangsung cepat.



2. Teknik Pengalamatan Langsung (Direct Addressing Mode)

Teknik pengalamatan langsung adalah teknik pengalamatan yang digunakan untuk mentransfer data antara memori dan register. Pengalamatan ini hanya mereferensi atau mengalamati memori secara tunggal dan tidak diperlukan perhitungan khusus. Serta operand sudah ada dalam instruksi tersebut.



3. Teknik Pengalamatan Tak Langsung (Indirect Addressig Mode)

Teknik pengalamatan tak langsung adalah teknik pengalamatan yang memberikan fleksibilatas dalam mengalamati memori. Pada teknik ini pengalamatan dapat dilakukan di memori yang memiliki ukuran besar. Namun, teknik ini mengakibatkan pengalamatan memori menjadi lambat yang diakibatkan oleh besarnya memori.



4. Teknik Pengalamatan Register Langsung (Register Direct Addressing Mode)

Teknik pengalamatan register langsung adalah teknik pengalamatan yang digunakan untuk mentransfer data di register. Teknik pengalamatan ini tidak memerlukan pengalamatan ke memori utama, namun hanya mengalamati register secara tungggal. Serta tidak diperlukan perhitungan khusus. Transfer data pada teknik ini jauh lebih cepat daripada teknik pengalamatan sebelumnya, karena pengalamatan dilakukan hanya di register saja. Namun, pada teknik ini ruang penyimpanan alamat menjadi terbatas.



5. Teknik Pengalamatan Register Tak Langsung (Register Inderect Addressing)

Teknik pengalamatan register tak langsung adalah teknik pengalamatan yang digunakan untuk mentransfer data di register dengan memberikan fleksibilatas untuk mengalamati register. Namun, teknik ini mengakibatkan pengalamatan menjadi lebih kompleks.




6. Teknik Pengalamatan Pemindahan (Displacement Addressing Mode)

Teknik pengalamatan pemindahan adalah teknik pengalamatan yang menggabungkan teknik pengalamatan langsung dan teknik pengalamatan register tak langsung. Teknik ini ditunjukan untuk meningkatkan fleksibilitas. Namun, teknik ini mengakibatakn pengalamatan menjadi lebih kompleks.



7. Teknik Pengalamatan Stack (Stack Addressing Mode)

Teknik pengalamatan stack adalah teknik pengalamatan yang menggunakan stack atau array lokasi. Teknik pengalamatan ini pada dasarnya adalah teknik pengalamatan register tak langsung. Perbedaanya adalah pengalamatan dilakukan melalui stack. Pada teknik ini, ukuran instruksi menjadi lebih kecil dan pemakainnya menjadi terbatas.



* ORGANISASI 

Berkaitan dengan unit unit operasional dan interkoneksi (hubungan) yang merealisasikan spesifikasi arsitekturalnya.

Contoh dari organisasi :

• Hardware pendukung

 Hardware pendukung dalam organisasi komputer adalah komponen atau perangkat keras yang mendukung dan memfasilitasi fungsi dari sistem arsitektur komputer, seperti pemrosesan data, penyimpanan data, komunikasi, dan input/output. Beberapa hardware pendukung yang umum ditemukan dalam organisasi komputer antara lain:

  1. I/O devices: perangkat I/O seperti keyboard, mouse, printer, dan monitor digunakan untuk mengirim atau menerima data dari sistem komputer.
  2. Storage devices: perangkat penyimpanan seperti hard drive, flash drive, dan CD-ROM digunakan untuk menyimpan data dalam jangka panjang.
  3. Memory devices: perangkat memori seperti RAM dan cache digunakan untuk menyimpan data dalam jangka pendek dan mempercepat akses ke data yang sering digunakan.
  4. Processor: CPU (Central Processing Unit) adalah bagian inti dari sistem arsitektur komputer yang bertanggung jawab untuk memproses data dan menjalankan instruksi program.
  5. Bus: bus data, bus alamat, dan bus kontrol adalah jalur fisik yang digunakan untuk mentransfer data, alamat, dan sinyal kontrol antara komponen dalam sistem arsitektur komputer.
• Signal signal kontrol dari I/O atau peralatan pendukung lainnya.

    Sistem komputer memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU, memori (primer dan sekunder), dan peralatan masukan/keluaran (I/O devices) seperti printer, monitor, keyboard, mouse, dan modem. Beberapa bab sebelumnya telah membahas CPU dan memori, sekarang akan kita jelaskan tentang peralatan atau modul I/O pada bab ini. 

    Modul I/O merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih perangkat peripheral. Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara peripheral dan bus komputer. 

    Signal kontrol dari I/O atau perangkat pendukung lainnya dalam organisasi komputer adalah sinyal atau sinyal listrik yang digunakan untuk mengontrol operasi dari perangkat tersebut. Beberapa sinyal kontrol yang umum digunakan dalam sistem arsitektur komputer antara lain:

  1. Strobe: sinyal strobe digunakan untuk memberi tahu perangkat I/O bahwa data siap dikirim atau diterima.
  2. Clock: sinyal clock digunakan untuk memberi tahu perangkat I/O kapan harus mengambil atau melepaskan data pada bus.
  3. Interrupt: sinyal interrupt digunakan untuk memberi tahu CPU bahwa perangkat I/O membutuhkan perhatian.
  4. Handshake: sinyal handshake digunakan untuk memastikan bahwa perangkat I/O dan CPU sinkron dalam operasi.
  5. Chip select: sinyal chip select digunakan untuk memilih perangkat I/O tertentu yang akan berkomunikasi dengan CPU.
• Interfacing.

    Singkatnya, Interfacing adalah proses menghubungkan dua atau lebih komponen sistem arsitektur komputer sehingga dapat saling berkomunikasi dan berinteraksi.

 Interface umumnya melibatkan perangkat keras, perangkat lunak, atau keduanya. Beberapa jenis interfacing dalam organisasi komputer antara lain:

  1. Memory-mapped I/O: jenis interfacing ini memungkinkan perangkat I/O untuk berkomunikasi dengan CPU melalui bus alamat dan data yang sama seperti memori.
  2. Direct memory access (DMA): jenis interfacing ini memungkinkan perangkat I/O untuk mengakses memori langsung tanpa melalui CPU, sehingga dapat mempercepat transfer data.
  3. Input/output ports: jenis interfacing ini memungkinkan perangkat I/O untuk berkomunikasi dengan CPU melalui port I/O yang telah ditetapkan.
  4. Interrupts: jenis interfacing ini memungkinkan perangkat I/O untuk meminta perhatian dari CPU ketika suatu operasi telah selesai dilakukan.
  5. Interfacing sangat penting dalam organisasi komputer karena memungkinkan perangkat I/O dan CPU untuk bekerja bersama dan memfasilitasi proses pemrosesan data yang efektif dan efisien.

    Susunan atau kumpulan dari komponen-komponen komputer yang saling terintegrasi dan memiliki tujuan melakukan sebuah operasi tertentu terbentuklah sebuah sistem komputer.

Jadi komputer adalah merupakan suatu peralatan pemrosesan data yang cukup kompleks, bukan saja sekedar peralatan yang terdiri dari hardware dan software saja tetapi merupakan suatu bagian yang
terintegrasi yang melibatkan segi arsitektural maupun organisasinya.

Bagaimana sistem dari arsitektur dan organisasinya dapat dimengerti dengan baik maka seorang perancang komputer harus mengerti dengan jelas sifat dan hierarkhi dari sebuah sistem komputer.

Sifat dan hierarkhi dari sebuah sistem dapat dilihat dengan jelas berdasarkan tingkat tingkat yang ada didalam sistem dimana pada setiap tingkatannya yang harus dimengerti dengan benar adalah struktur dan fungsi dari tingkatan tersebut.

* FUNGSI

Adalah merupakan operasi dari masing masing komponen sebagai bagian dari sistem keseluruhan.


Fungsi dasar yang dapat dilihat pada sebuah sistem komputer adalah



Fungsi dasar yang dapat dilihat pada sebuah sistem komputer diatas:

• Data Processing
Berkaitan dengan hal hal yang berhubungan dengan pemrosesan data menjadi informasi sesuai dengan program yang ada. Bentuk data disini adalah data digital.

• Data Storage
Berkaitan dengan hal hal yang berhungan dengan penyimpanan data/informasi yang ada. Bentuk data disini adalah dapat berupa data digital atau data analog dengan fornat digital.

• Data Transfer
Berkaitan dengan hal hal yang berhubungan perpindahan data dari dalam sistem komputer keluar atau sebaliknya. Bentuk data disini adalah data analog yang sesuai dengan medianya dan harus terdapat suatu mekanisme perubah dari data analog ke digital atau sebaliknya.

 Control
Berkaitan dengan hal hal yang berhubungan dengan sinkronisasi kerja dari ketiga hal tersebut diatas, baik sinkronisasi secara hardware maupun software.

• STRUKTUR

Adalah merupakan cara dari komponen komponen tersebut dapat saling terkait satu dengan yang lainnya sehingga membentuk suatu fungsi tertentu.

Suatu sistem komputer secara struktur terdiri dari 4 komponen utama :
• Central Processing Unit (CPU)
                    adalah otak dari sebuah sistem komputer. CPU bertanggung jawab untuk memproses data                     dan instruksi dalam sebuah program. Sistem kerja CPU terdiri dari tiga tahapan utama yaitu                    Fetch, Decode, dan Execute.
    1. Fetch: Pada tahap ini, CPU mengambil instruksi dari memori. Prosesor membaca alamat memori pada bus alamat, kemudian memori merespons dengan mengirimkan instruksi pada bus data. Instruksi kemudian disimpan sementara di dalam register instruksi di dalam CPU.
    2. Decode: Pada tahap ini, CPU menerjemahkan instruksi yang telah diambil dari memori pada tahap Fetch. CPU mengidentifikasi jenis instruksi dan menentukan operasi apa yang harus dilakukan berdasarkan instruksi tersebut. Prosesor juga menentukan operand apa yang harus digunakan.
    3. Execute: Pada tahap ini, CPU melaksanakan instruksi yang telah diterjemahkan pada tahap sebelumnya. CPU menggunakan unit aritmatika dan logika (ALU) dan unit kendali (control unit) untuk menjalankan instruksi tersebut. Setelah instruksi dijalankan, CPU kemudian menulis hasilnya ke lokasi memori atau register yang tepat.
• Memori utama
• Input - Output
• System Interconection

Komponen utama dari CPU terdiri dari:
• Control Unit
• Arithmetic and Logic Unit
• Register
• CPU Interconnection

Control Unit sistem komputer yang berfungsi sebagai pengatur kerja utama didalam sistem CPU terdiri dari :

• Seguencing Logic
        Sequencing logic adalah bagian dari unit kontrol dalam CPU (Central Processing Unit) yang bertanggung jawab untuk mengatur urutan operasi yang dilakukan oleh CPU. Sequencing logic berfungsi untuk mengambil instruksi dari memori, memecah instruksi menjadi langkah-langkah yang lebih kecil, dan menentukan urutan operasi yang harus dilakukan oleh unit eksekusi dalam CPU. Dalam pengolahan data, urutan operasi ini harus dilakukan dengan benar agar program dapat dijalankan dengan sukses.

• Control Unit Register dan Decoder
          Control Unit Register dan Decoder adalah bagian dari unit kontrol dalam CPU yang digunakan untuk mengendalikan operasi CPU. Control Unit Register dan Decoder mengatur pengambilan instruksi dari memori dan memecah instruksi menjadi kode operasi dan operand. Register dan decoder juga digunakan untuk mengatur pengiriman sinyal kontrol ke unit eksekusi untuk memproses instruksi.

singkatnya, 
  1. Register merupakan tempat penyimpanan sementara dikarenakan prosesor hanya bekerja 2 2 saja. Yang berkerja 2 2 atau True/False itu ALU.
  2. Decoder berfungsi untuk menerjemahkan Bahasa yang dimengerti oleh ALU.

• Control Memory
        Control Memory adalah bagian dari unit kontrol dalam CPU yang bertanggung jawab untuk menyimpan sinyal kontrol yang digunakan untuk mengatur operasi CPU. Control Memory berisi daftar operasi yang harus dilakukan oleh CPU, termasuk urutan operasi dan sinyal kontrol yang harus dikirim ke unit eksekusi. Control Memory berfungsi sebagai penyimpanan sementara untuk sinyal kontrol dan memberikan arahan kepada unit kontrol untuk mengendalikan operasi CPU.

singkatnya, Control Memory adalah sebuah memori kecil yang berada di dalam CPU dan digunakan untuk menyimpan program pengontrol yang mengendalikan operasi CPU. Program pengontrol ini mengatur urutan operasi CPU, seperti fetch, decode, dan execute, serta mengatur aliran data di antara berbagai bagian dari CPU

B. PERANGKAT KERAS 




    Perangkat keras komputer (computer hardware) adalah komponen-komponen fisik yang membentuk satu kesatuan sistem Personal Computer (PC). 

    a. Unit Pemrosesan


1. Motherboard/Mainboard 

Merupakan komponen utama untuk membangun sebuah sistem komputer. Berbentuk papan persegi dengan slot-slot untuk memasukkan komponen-komponen lain. Fungsinya untuk menghubungkan seluruh komponen PC. Perangkat keras komputer yang lainnya semuanya melekat langsung pada slot motherboard atau setidaknya terhubung menggunakan kabel. 
    


2. Central Processing Unit (CPU)

Biasa juga dikenal dengan sebutan processor atau otak komputer. Fungsi dari CPU adalah untuk memproses dan mengolah semua kalkulasi dan perintah-perintah yang membuat komputer dapat dioperasikan. Karena panas yang dihasilkannya, CPU selalu dilengkapi dengan kipas dan juga heat sink untuk mengurangi suhunya. Pada jenis-jenis CPU terbaru, sudah dilengkapi pula dengan Graphic Processing Unit (GPU) yang terintegrasi ke dalam CPU sebagai pengolah data-data grafis.


3. Random Access Memory (RAM)

Berfungsi sebagai tempat transit data sementara untuk operasi-operasi yang tengah dijalankan oleh CPU. RAM bersifat volatile, artinya perangkat ini tidak menyimpan data secara permanen, hanya untuk operasi yanh dibutuhkan saja. Kapasitas RAM pada PC yang sering kita temukan cukup beragam, mulai dari 256MB (Mega Byte) – 16GB (Giga Bytes).



4. Video Graphic Adapter (VGA)

Berfungsi sebagai penghubung yang memungkinkan pengiriman data-data grafis antara PC dan perangkat display seperti monitor atau proyektor. Sebagain besar komputer memiliki VGA yang terpisah sebagai kartu ekspansi yang dipasang pada slot motherboard. Namun ada juga komputer yang mempunyai VGA terintegrasi pada motherboard atau pada CPU-nya.


5. Hard Disk

Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data utama dalam sebuah sistem komputer. Sistem operasi, aplikasi, dan dokumen-dokumen disimpan pada hard disk ini. Pada PC terbaru, ada juga perangkat keras baru yang bernama solid state drive (SSD). Fungsinya sama seperti hard disk, namun menawarkan kecepatan transfer data yang lebih cepat.



6. Optical Disc Driver 

Biasa juga dikenal dengan CD/DVD Drive. Fungsi dari perangkat ini adalah untuk membaca dan juga menyimpan data dari ke media cakram optik seperti CD, DVD, atau Blue-Ray Disc.

7. Power Supply Unit (PSU)

Berfungsi sebagai pengkonversi dan penyalur energi listrik dari outlet sumber (misalnya listrik PLN) ke bentuk energi listrik yang dapat digunakan untuk menjalankan komponen-komponen komputer yang berada di dalam casing. Biasanya, PSU ini diletakkan di bagian belakang casing



       b. Peranti masukan (Input)


    Adalah perangkat keras komputer yang memungkinkam memasukan data dalam sistem komputer.


1. Keyboard

Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah – perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file. Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik yang ciptakan dan dipatenkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868, dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan Remington.


2. Mouse 

Adalah perangkat keras masukan yang digunakan untuk menggerakkan pointer atau kursor. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse terdiri daribeberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless.

- Diciptakan Pertama Kali Oleh Douglas Engelbart (Stanford Research Institute)
- Nama Paten Pertama Kali Dari Mouse :“X-Y Position For A Display System 
- Kabel Penghubung Mouse; Standard Serial Mouse,PS2,Wireless/ Nirkabel 
- Jenis Mouse; Mouse Optomekanik & Mouse Optik Sedangkan secara fisik,
- bentuk mouse sbb : Mouse yang menggunakan bola dan scroll/penggulung layar Mouse yang     menggunakan bola tanpa scroll/penggulung layar Mouse Optik/laser yang menggunakan            scroll/penggulung layar Mouse Optik/laser yang menggunakan scroll/penggulung layar tanpa kabel 


3. Touch pad

Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selaintouchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dantrackball.

4. Joy stick dan games paddle 

Alat ini biasa digunakan pada permainan (Games) Komputer Joy stick biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol – tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam suatu komputer

    5. Touch Screen

• Piranti penunjuk berupa monitor yang sangat peka sehingga memungkinkan pemakai untuk menunjuk dan menyentuh gambar di layar secara langsung untuk mengatifkan perintah 
• Layar sentuh dibungkus plastik, didalamnya terdapat sinar inframerah
• Lokasi Sinar Infra merah yang terputus oleh tekanan jari, akan memberi tahu komputer tentang lokasi perintah yang di kehendaki pemakai 
• Hasil Output dimunculkan kembali pada touch screen 
• Diterapkan; bandara, ATM, mesin penjualan tiket, penyedia informasi di kampus, toko, departement dll


    c. Peranti Keluaran (Output)

Adalah perangkat keras komputer yang memungkinkan keluaran atau hasil dari proses data yang di inputkan ke dalam sistem komputer

Peralatan output dapat berupa: 
◦ Hard-copy device : alat untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film. 
◦ Soft-copy device, alat untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik. 
◦ Drive device atau driver: alat untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input.  


1. Monitor 

Monitor peripheral merupakan yang termasuk dalam softcopy. Ukuran monitor sama seperti ukuran televisi, yakni didasarkan pada panjang diagonal dari area yang dapat kita lihat. Untuk ukuran monitor desktop yang saat ini berukuran 14”, 15”, 17”, 19” dan 21” untuk ukuran laptop yakni 12.1”, 13.3”, dan 14.1 Untuk ukuran resolosi di tentukan jumlah piksel (pictureelement) yang merupakan titik terkecil penghasiltampilan layer. Misalnya resolosi 1.024 x768 berarti monitor mengandung 1.024 baris piksel dan 768 kolom piksel, dengan kata lain jumlah piksel yang tersusun di monitor sebesar 1.024 x 768 buah. Semakin besar resolosinya maka semakin bagus kualitas gambar atau tampilanmonitor. 


2. Printer 

Printer adalah perangkat keras yang digunakan untuk membuat cetakan pada kertas, berdasarkan teknologi pencetakan printer dikelompokkan menjadi : Impact, Printer jenis ini sering disebut hammer, karena pencetakannya dilakukan dengan memukul sekelompok pin (jarum) ke pita tinta. Letak pin sangat berdekatan sehingga membuat tampilan huruf relatif tidak terputus. Jumlah pin berkisar antara 9 hingga 24 pin, semakin banyak jumlah pin maka semakin halus tulisan yang dihasilkan. Keunggulan printer ini terletak pada kemampuan mencetak dengan kertas rangkap yang tidak bisadilakukkan printer lain, yang termasuk printer jenis ini diantaranya: 

        1). Dot Matrix, (Printer yang menggunakan kepala cetak berupa sekumpulanpin) 

        2). Daisy Wheel, (Printer yang menggunakan roda berisikarakter-karakter)

        3). Line Printer, (Printer yang mencetak satu barisperwaktu

       4). Thermal, Printer thermal merupakan pilihan terbaik bagi keluaran yang cetakan berwarna             dengan kualitas tinggi. Cetakanberwarna printer thermal memerlukan kertas berlapis lilin atau             parafin, dan panas akan membakar titik-titik pada kertas khusus tersebut sehingga hasil cetakannya         pun bagus. Untuk cetakan hitam putih, printer thermal tidak memerlukan kertas khusus bisa dengan       kertasbiasa.

       5). Ink-Jet, Printer Ink-Jet adalah printer yang memberikan cetakan dengan cara menyemprot titik-titik tinta yang bermuatan listrik ke kertas cetakan, printer ini bisa digunakan untuk cetak berwarna atau hitam putih, mencetak pada kertas biasa atau pad plastic untuk bahan presentasi. 

       6). Laser, Printer Laser yang memberikan hasil yang terbagus, printer ini dirancang untuk komputer Mainframe karena memiliki kecepatan sekitar 229 hal per menit, sedangkan untuk komputer PC dengan kecepatan 4 sampai 25 hal permenit. 

    7). Multifungsi, Printer multifungsi merupakan jenis printer yang memiliki berbagai fungsi, misalnya digunakan untuk : fotocopy, scanner, bahkan ada bisa untuk fax

3.Speaker 

Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (Suara) dengan cara menggetarkan komponen nya yang berbentuk selaput.







REFERENSI:
1. William Stalling Computer Organization and Architecture, Prentice Hall, 8 Th ed, 2000
2. Ron White & Timothy Downs, How computer works, 6th edition
3. Abdurohman, M., Organisasi dan Arsitektur Komputer., penerbit Informatika 2007
4. Hamacher Carl., Computer Organization 5E., McGraw-Hill Companies, Inc., 2002
5. Arsitektur dan Organisasi Komputer Pusat Bahan Ajar dan eLearning Tim Dosen (http://www.mercubuana.ac.id)
6. Patterson, D. A., & Hennessy, J. L. (2013). Computer organization and design: the hardware/software interface. Morgan Kaufmann.
7. Stallings, W. (2015). Computer organization and architecture: designing for performance. Pearson.
8. Tanenbaum, A. S., & Bos, H. (2014). Modern operating systems. Pearson.
9. How-To Geek, "The Difference Between 32-bit and 64-bit Windows" (https://www.howtogeek.com/56701/htg-explains-whats-the-difference-between-32-bit-and-64-bit-windows-7/)
10. https://repository.penerbiteureka.com/publications/557449/arsitektur-dan-organisasi-komputer
11.https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/557449-arsitektur-dan-organisasi-komputer-d2202e7d.pdf
12. https://repository.unikom.ac.id/47959/1/Modul%20Hardware%20Komputer.pdf
13. Computer Architecture, a Quantitative Approach, 2nd Edition, John L. Hennessy, David A Patterson, Morgan Kaufmann Publisher Inc., 1996 
14. Computer Organization, fourth edition, V. Carl Hamacher-Zvonko G. Vranesic-Safwat G. Zaky, Mc Graw Hill International Edition, 1996 
15.  William Stallings, Organisasi dan Arsitektur Komputer Jilid 1 dan 1, Prenhallindo, Jakarta, 2012 
16. “Handout Organisasi dan Arsitektur”, UPI-YPTK. 



Video 1 : Organisi arsitektur komputer


Video 2 : Perangkat keras komputer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KONSEP ARSITEKTUR, ORGANISASI KOMPUTER

A. PENGERTIAN ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER  Arsitektur komputer merujuk pada atribut sistem yang visible untuk programmer atau, dengan...